Berikut adalah gejala yang biasa dialami oleh laki-laki yang kecanduan terhadap pornografi.
- Masalah terkait ereksi (susah ereksi )
- Ejakulasi dini
- Lebih banyak masturbasi sambil nonton video porno. Bermasturbasi lebih menarik bila ada video pornonya di depan mata.
- Lebih banyak memikirkan sesuatu yang bersifat porno. Sesuatu yang hanya ada di video yang kamu tonton.
- Libido menurun, depresi, lelah, lemah, tidak puas, • Wanita nyata tidak bisa membuat pikiran kamu puas seperti di video porno.
- Kecemasan yang tidak jelas jika memikirkan sex.
- Video porno lebih menarik daripada melakukan sex dengan manusia betulan.
Jika kamu menonton video porno pertama kalinya, gerakan meremas-remas udah cukup membuat kamu dagdigdug derr dan puas. Tapi karena efek itu, materi porno yang sama tidak akan membuat kamu bergairah seperti pertama kali. Malahan membuat kamu berusaha untuk mengeksplore lebih dari itu. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa para homoseksual lahir dari laki-laki yang sudah bosan melakukan sex biasa dengan wanita. Setelah eksplorasi dan dia jadi homoseksual, akhirnya dia mempengaruhi yang normal agar ikutan homo.
Berikut perubahan yang dialami otak karena nonton video porno:
- Desensitazion: Semakin sering menonton video porno, akan semakin banyak kuantitas yang kamu lihat. Ini berkaitan dengan jumlah dopamin yang disekresi ketika kamu nonton porno. Misalnya setelah beberapa hari cukup dengan 3 video, lama-kelamaan otak akan butuh lebih banyak dopamin, sehingga dibutuhkan lebih banyak video baru.
- Sensitazion: Semakin kamu sering menonton video porno, semakin banyak asosiasi yang berkaitan dengan hal-hal porno di pikiran kamu. Misalnya fungsi Incognito tab (tab penyamaran) di Google Chrome yang dibuat untuk menjelajah web tanpa jejak di komputera. Pas sekali untuk untuk menonton video porno tanpa jejak kan? Padahal sebenarnya fungsi tab tersebut bukan untuk itu. Dampak ini bisa semakin parah, misalnya membayangkan incest (berhubungan sex dengan keluarga sendiri.Masak kamu setega itu sama keluarga sendiri
- Hypofrontality: Kontrol impuls berkurang dan mengurangi kemampuan menilai konsekuensi. Semakin banyak kamu menonton video porno, kamu akan semakin sulit untuk menahan agar tidak menonton video porno dan semakin tidak peduli akibat jika kamu menonton. Misalnya nekat nonton video porno saat rapat di kantor.
- Dysfunctional Stress Circuits: Kemungkinan kecanduan muncul akan meningkat. Dopamin dilepaskan di wilayah otak yang sedang mengalami stress dan hal ini akan meningkatkan aktifitas otak yang ada kaitannya dengan kecanduan. Itulah sebabnya mengapa pecandu seringkali kambuh saat sedang stress.
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang kecanduan video porno menunjukkan aktivitas yang kurang lebih sama dengan pecandu alkohol atau obat-obatan.
Gejala yang terjadi antara laki-laki dan perempuan itu berbeda. Persepsi laki-laki dan perempuan tentang seksualitas itu tidak sama. Keduanya memiliki isyarat seksualitas yang berbeda. Laki-laki lebih mengutamakan pada hal-hal yang bersifat visual dan dapat dilihat oleh mata mereka. Sementara perempuan, lebih pada hal-hal yang bersifat psikologis dan internal atau lebih cenderung melibatkan hati. Bagi laki-laki, psikologi dan fisik merupakan satu kesatuan dan menonton video porno dianggap sebagai hal yang bersifat individu. Saat tiba-tiba bergairah, cukup dengan nonton video porno, masturbasi sampai orgasme, sudah beres.Sedangkan untuk perempuan, terkadang kondisi psikis tidak selalu berkaitan dengan fisik saat mereka memikirkan sesuatu tentang sex atau sedang bergairah. Menurut mereka, hal tentang sex lebih bersifat sosial. Daripada menonton, perempuan lebih memilih membaca novel erotis atau membahasnya di forum. Makna sex menurut perempuan tidak selalu tertuju untuk berhubungan sex dan orgasme. karenanya perempuan lebih kebal terhadap kecanduan menonton video porno
Ada sebuah study dari America Journal of Medicine pada tahun 2007 bahwa lebih dari 18 juta orang di Amerika Serikat berumur di atas 20 tahun mengalami gangguan disfungsi ereksi, yaitu ketidakmampuan membuat atau mempertahankan ereksi pada saat berhubungan intim. Jumlahnya bisa saja lebih besar karena tidak semua orang mau berbagi hal seperti ini. Lalu apa kaitan jumlah tersebut dengan menonton video porno? Karena ada kaitan yang kuat antara menonton video porno dan gangguan disfungsi ereksi.
Akibat dari banyak menonton video porno, nantinya otak akan membutuhkan ambang batas gairah yang lebih tinggi supaya bisa ereksi. Ambang tersebut akan terus naik sampai titik keadaan seperti gairah itu hilang. Jumlahnya bervariatif bagi laki-laki. Ejakulasi dini juga merupakan salah satu dampak dari disfungsi ereksi. Masturbasi tanpa video porno akan lebih sulit dan tidak memuaskan. Video porno yang pernah ditonton juga menjadi kurang menarik lagi. Kehilangan ereksi saat akan berhubungan menjadi dampak lanjutannya. Malu dan menyalahkan diri sendiri nantinya akan muncul sebagai akibat psikologis.
Setelah mengerti dampak yang terjadi akibat kecanduan terhadap pornografi, berikut adalah hal yang bisa kamu dilakukan untuk menghilangkannya :
- Niat adalah yang utama. Yang dimaksud adalah niat yang disertai dengan aksi, bukan niat hanya kepingin aja.
- Coba tantangan 30 hari. 7 sampai 10 hari pertama akan menjadi hari yang paling berat. Kalau kamu bisa menyelesaikannya, sisanya akan menjadi lebih mudah.
- Menginstall ekstensi anti-porno pada browser computer/gadget kamu.
- Kalau kamu mulai terdorong untuk menonton video porno, segera push up banyak-banyak dan siram kepala pakai air dingin (kalau bisa mandi sekalian). Perhatikan, biasanya dorongan untuk menonton tersebut lebih sering muncul ketika merasa cemas atau menyelesaikan tugas yang tidak disukai. Video porno menjadi suatu bentuk pelarian untuk merubah mood menjadi lebih baik. Meski begitu, dalam jangka panjang, menonton video porno akan memberi dampak buruk buat kamu.
- Hapus semua hal yang berkaitan dengan pornografi, yang bisa menjadi pemicu buat kamu.
- Hindari link atau alamat website yang cenderung bikin kamu memikirkan sesuatu tentang pornografi atau seks
- Pikirkan lagi kalau menonton video porno itu buruk untuk kamu. Sesuatu yang negatif seperti video porno bisa mengembangkan rasa bersalah dan motivasi yang menurun. Menjauhinya termasuk mengembangkan rasa cinta kepada diri sendiri.
- Berdoa, minta di mudahkan supaya bisa move on secepat mungkin dari pornografi.
No comments:
Post a Comment